![]() |
Angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas di Indonesia memang sangat tinggi. Foto: Pexels.com |
Tentang Kematian Akibat Kecelakaan Lalu Lintas
Indonesia, angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas adalah sekitar 2 orang setiap jam.
Menurut data Kementerian Perhubungan (Kemenhub), setiap jamnya terdapat dua orang meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas di Indonesia.
Angka ini diperoleh berdasarkan data Korlantas Polri pada tahun 2021, yaitu sebanyak 25.266 korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Jika dibagi dengan jumlah jam dalam satu tahun, yaitu 8.760 jam, maka hasilnya adalah 2,8 korban per jam.
Berdasarkan data Korlantas Polri, setiap jam ada 3–4 orang yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di Indonesia.
Angka fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas di Indonesia rata-rata mencapai 30.000 jiwa per tahun.
Berdasarkan data statistik, Indonesia menempati peringkat ke-19 dalam angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas.
Indonesia memiliki angka kematian sebesar 11 per 100.000 penduduk.
Beberapa hal yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas adalah:
- 61% kecelakaan disebabkan oleh faktor manusia
- 9% disebabkan karena faktor kendaraan
Angka kecelakaan lalu lintas cenderung menurun dari tahun 2019 ke 2020.
Angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas di Indonesia masih tergolong tinggi.
Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain:
- Kepadatan penduduk yang tinggi
- Jumlah kendaraan bermotor yang terus meningkat
- Infrastruktur jalan yang belum memadai
- Kurangnya kesadaran masyarakat akan keselamatan berlalu lintas
Untuk menekan angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas, diperlukan upaya-upaya dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga pelaku usaha.
Berikut adalah beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk menekan angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas:
- Pemerintah perlu meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, terutama di daerah-daerah yang rawan kecelakaan.
- Pemerintah juga perlu meningkatkan kesadaran masyarakat akan keselamatan berlalu lintas melalui sosialisasi dan edukasi.
- Pelaku usaha perlu mendukung upaya pemerintah untuk menekan angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas, misalnya dengan meningkatkan kualitas produk dan layanannya.
Masyarakat juga dapat berperan aktif dalam menekan angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas dengan mematuhi peraturan lalu lintas, berkendara dengan aman dan bertanggung jawab, serta menjaga kondisi kendaraannya agar selalu prima.
Tunjukkan apresiasi Anda dengan memberi sumbangan kecil atau Donasi Via Dana Untuk Secangkir Kopi.
Komentar
Posting Komentar