![]() |
| Zona struktur mineralisasi logam. |
Struktur mineralisasi logam adalah pola dan kontrol geologi yang mengatur jalur fluida hidrotermal, ruang pengendapan, dan lokasi akumulasi logam (emas, tembaga, perak, dll).
Dengan kata lain, struktur mineralisasi logam adalah manifestasi fisik dari interaksi kompleks antara sumber fluida bijih, jalur pengangkutan (struktur geologi), dan tempat pengendapan (perangkap/ trap). Memahami struktur ini bukan hanya soal "mencari urat", tetapi memahami secara holistik sejarah deformasi batuan, aliran fluida, dan proses kimia yang akhirnya membentuk konsentrasi ekonomis logam. Ini adalah kunci dari eksplorasi yang efektif dan efisien.
Dalam eksplorasi—terutama emas—struktur lebih penting daripada jenis batuannya.
Berikut ringkasan struktur utama mineralisasi logam, disusun dari yang paling efektif sebagai perangkap logam.
1️⃣ Sesar (Fault)
Sesar adalah rekahan besar pada batuan yang mengalami pergeseran, menjadi jalur fluida mineralisasi, menciptakan zona rusak, breksi, rekahan mikro, dan tempat utama pengendapan logam seperti emas.
✅ Struktur paling dominan
✅ Normal, naik (reverse), mendatar (strike-slip
✅ Menjadi jalur utama fluida panas
✅ Zona rusak (damage zone) → permeabilitas tinggi
📌 Target terbaik:
✅ Persilangan sesar
✅ Sesar dengan breksiasi & oksidasi
2️⃣ Rekahan & Rekahan Mikro
✅ Kunci emas halus
✅ Rekahan tarik, patahan geser
✅ Semakin rapat → semakin baik
Biasanya diisi:
✅ Kuarsa
✅ Oksida besi
✅ Sulfida teroksidasi
📌 Catatan penting
✅ Emas tidak selalu terlihat karena terdispersi di rekahan mikro
3️⃣ Urat (Sistem Urat)
Bukan kuarsa masif, tapi:
✅ Urat berlapis
✅ Urat bersilang (saling memotong)
✅ Urat bertekstur breksi
📌 Peringatan:
❌ Kuarsa putih keras masif = sering steril
4️⃣ Zona Breksi
✅ Perangkap logam alami
✅ Breksi hidrotermal
✅ Breksi tektonik
✅ Matriks teroksidasi / tersilisikasi
📌 Biasanya kaya emas halus, sulit terlihat mata
5️⃣ Lipatan (Fold)
✅ Engsel lipatan (zone engsel)
✅ Sayap lipatan dengan rekahan tarik
📌 Efektif bila dikombinasikan dengan sesar
6️⃣ Kontak Litologi
✅ Batuan keras ↔ lunak
✅ Vulkanik ↔ sedimen
✅ Intrusi ↔ batuan samping
📌 Fluida “terjebak” dan mengendapkan logam
7️⃣ Zona Alterasi Struktural
Indikator penting:
✅ Silisikasi
✅ Serisitasi
✅ Kloritisasi
✅ Oksidasi kuat (limonit, hematit)
📌 Struktur + alterasi = target nyata
🔨 Kesimpulan eksplorasi
✅ Cari struktur rusak + rekahan rapat + oksidasi
✅ Bukan kuarsa cantik, bukan batu keras, tapi batuan jelek yang “pernah dilewati fluida”

Komentar
Posting Komentar