![]() |
| Singkapan urat kuarsa Berrekahan. |
Gambar tersebut memperlihatkan singkapan urat kuarsa berrekahan yang muncul di dinding tanah/batuan lapukan. Beberapa poin penting yang bisa diinterpretasikan dari gambar ini:
1. Kuarsa berwarna putih susu
Menunjukkan kuarsa hidrotermal, umumnya terbentuk dari fluida panas yang mengisi rekahan batuan induk.
2. Rekahan intensif dan tidak beraturan
Pola rekahan terlihat saling berpotongan, menandakan zona tegasan (shear zone / sesar) atau jalur retakan aktif di masa lalu. Ini adalah jalur favorit fluida hidrotermal.
3. Pewarnaan coklat–kekuningan
Warna ini berasal dari oksida besi (limonit/goetit), hasil pelapukan mineral sulfida seperti pirit. Ini mengindikasikan zona oksidasi.
4. Batuan sekitar tampak lapuk dan lembap
Lingkungan seperti ini sering terkait dengan alterasi hidrotermal, di mana batuan induk menjadi rapuh dan mudah hancur.
5. Implikasi terhadap emas
Kuarsa berrekahan + oksidasi merupakan indikator awal yang baik untuk mineralisasi emas. Emas bisa hadir sebagai:
✅ Emas halus mikroskopis
✅ Terikat sulfida (yang kini sudah teroksidasi)
✅ Lepas sebagai emas sekunder di material hancuran bawahnya
Kesimpulan:
Gambar ini menunjukkan zona urat kuarsa rekahan teroksidasi, yang secara geologi merupakan target prospektif dalam pencarian emas, terutama bila dilanjutkan dengan uji dulang pada material lapukan di bawah dan sekitar rekahan.

Komentar
Posting Komentar