![]() |
| Emas kasar seringkali terjebak di batuan dasar dengan banyak retakan. |
Nugget emas memang sering lebih banyak terperangkap di celah-celah batuan dasar yang retak — terutama pada sistem endapan aluvial (placer). Tapi ada pola geologinya, bukan kebetulan.
Berikut penjelasan teknisnya:
1️⃣ Kenapa Nugget Suka Masuk Celah Batuan Dasar?
1. Berat Jenis Tinggi
✅ Emas punya berat jenis ±19,3 (jauh lebih berat dari pasir & kerikil).
✅ Saat aliran sungai melemah, emas cepat turun dan mencari “perangkap alami”.
2. Celah Retakan = Perangkap Permanen
Retakan di batuan dasar (bedrock crack) bertindak seperti:
✅ Slot jebakan
✅ Kantong alami
✅ “Brankas” emas
Sekali nugget masuk dan tertutup pasir/kerikil, dia jarang keluar lagi kecuali banjir besar.
3. Energi Air Berkurang di Dasar
Di dekat dasar sungai:
✅ Arus lebih lambat
✅ Turbulensi rendah
✅ Partikel berat mengendap
2️⃣ Jenis Batuan Dasar yang Sering Menyimpan Nugget
Biasanya ditemukan pada:
✅ Batuan beku keras (andesit, basalt)
✅ Sekis
✅ Batu pasir keras
✅ Zona sesar yang sudah teroksidasi
Jika bedrock retak akibat struktur sesar purba, peluang lebih tinggi karena:
✅ Banyak ruang jebakan
✅ Permukaan tidak rata
3️⃣ Posisi Celah yang Paling Potensial
Perhatikan pola ini:
🔹 Celah melintang arah arus
🔹 Celah di tikungan dalam sungai
🔹 Celah tepat di belakang batu besar
🔹 Celah di dasar air terjun kecil
4️⃣ Tapi Tidak Semua Retakan Ada Emas
Retakan kosong biasanya karena:
✅ Sungai “sudah mati emasnya”
✅ Sumber hulu sudah habis
✅ Energi arus terlalu lemah untuk membawa nugget
5️⃣ Tips Membaca Retakan Produktif
✔ Retakan dalam dan sempit lebih bagus
✔ Ada lapisan pasir hitam (magnetit/hematit)
✔ Ada kerikil berat menumpuk
✔ Dekat jalur urat kuarsa di hulu

Komentar
Posting Komentar