![]() |
| Emas sering mengendap di batas kontak urat. |
Berdasarkan gambar tersebut, batas kontak antara batuan samping (host rock) dan urat kuarsa merupakan zona yang sangat krusial dalam pembentukan endapan mineral.
Berikut adalah penjelasan mengenai karakteristik batas kontak tersebut:
1. Zona Kontak Struktural
Garis kuning putus-putus pada gambar menunjukkan bidang diskontinuitas. Secara geologi, ini biasanya merupakan jalur rekahan atau patahan (fault/fracture) yang menjadi jalan bagi fluida hidrotermal yang kaya akan mineral untuk naik dan mengendap.
✅ Ketajaman Kontak
Batas ini terlihat cukup tajam (sharp contact), menandakan adanya perbedaan kontras sifat fisik antara batuan asal (yang berwarna kecokelatan/teroksidasi) dengan material urat yang baru masuk.
2. Akumulasi Mineral di "Saluran" Kontak
Perhatikan bahwa butiran yang dilabeli "Endapan Emas" terkonsentrasi tepat di sepanjang garis batas tersebut. Hal ini terjadi karena beberapa alasan:
✅ Efek Presipitasi
Saat fluida panas pembawa emas bersentuhan dengan batuan samping yang lebih dingin atau memiliki komposisi kimia berbeda, terjadi reaksi kimia atau perubahan suhu/tekanan yang mendadak.
✅ Perubahan pH/Redoks
Batuan samping seringkali bertindak sebagai "penghalang" atau "pemicu" yang menyebabkan emas keluar dari larutan dan mengendap tepat di zona perbatasan tersebut sebelum masuk lebih jauh ke dalam urat.
3. Alterasi Batuan Samping (Wallrock Alteration)
Sisi kiri gambar menunjukkan batuan yang berwarna cokelat kemerahan hingga jingga. Ini adalah indikasi kuat adanya alterasi:
🤜 Oksidasi & Hidrolisis
Batuan asli telah mengalami perubahan kimia akibat terpapar fluida panas. Warna cokelat tersebut biasanya berasal dari oksidasi mineral besi (seperti pirit yang berubah menjadi limonit atau goetit).
🤜 Pelemahan Batuan
Zona kontak ini biasanya lebih rapuh dibandingkan bagian tengah urat atau batuan induk yang tidak terjamah, sehingga sering menjadi target utama dalam penambangan manual.

Komentar
Posting Komentar