![]() |
| Zona Rekahan tempat emas mengendap. |
Gambar ini menjelaskan konsep zona rekahan sebagai jalur dan perangkap emas. Berikut penjelasan runtutnya:
1️⃣ Batuan Utuh (Kiri)
Bagian kiri menunjukkan batuan masif tanpa rekahan.
Di kondisi ini:
👉 Fluida hidrotermal sulit masuk
👉 Tidak ada ruang untuk sirkulasi
👉 Hampir tidak ada pengendapan emas
Artinya, batuan keras utuh biasanya bukan target utama.
2️⃣ Zona Rekahan (Tengah)
✅ Bagian tengah adalah inti konsep.
Ketika batuan mengalami tekanan tektonik:
👉 Terbentuk retakan sejajar & bersilang
👉 Sebagian menjadi zona breksi (batuan pecah direkatkan silika)
👉 Fluida panas masuk melalui celah
Fluida ini membawa:
✍️ Silika → membentuk urat kuarsa
✍️ Mineral sulfida (pirit, dll.)
✍️ Emas → mengendap saat tekanan & suhu berubah
Semakin intens rekahannya, semakin besar peluang mineralisasi.
3️⃣ Di Mana Emas Terkonsentrasi?
🤜 Gambar menekankan bahwa emas tidak menyebar rata.
Emas paling sering terkumpul di:
✔ Rekahan kecil (bukan urat besar)
✔ Zona dilatasi (ruang terbuka akibat tarikan struktur)
✔ Batas kontak urat dengan batuan samping
✔ Titik perpotongan rekahan
Ini yang sering disebut efek konsentrasi lokal (nugget effect).
4️⃣ Bagian “BUKAN DI SINI!”
Ilustrasi memberi tanda X pada urat kuarsa besar kosong.
Kesalahan umum:
👉 Hanya ambil kuarsa putih besar
👉 Abaikan zona retak kecil di pinggirnya
Padahal sering kali emas berada di: ➡ Pinggir urat
➡ Rekahan cabang
➡ Zona breksi
🔨 Kesimpulan Penting
Zona rekahan adalah:
✅ Jalur naiknya fluida
✅ Tempat perubahan tekanan
✅ Lokasi emas mengendap
✅ Batuan keras utuh = kecil peluang
✅ Zona rekah intens + silika + sulfida = target utama

Komentar
Posting Komentar