![]() |
| Kapur tohor menstabilkan pH, ukuran 200 mesh membebaskan emas sulfida, sehingga amalgamasi lebih efektif dan kehilangan emas berkurang. |
Pada proses amalgamasi emas sulfida, Kapur Tohor dan ukuran material standar 200 mesh sangat penting karena berhubungan langsung dengan pembebasan emas, kestabilan pH, dan kerja merkuri.
Fungsi Kapur Tohor
Kapur Tohor digunakan untuk:
✅ Menstabilkan pH agar tidak terlalu asam.
✅ Menekan reaksi sulfida yang bisa “memakan” merkuri.
✅ Mengurangi terbentuknya lumpur asam dan oksidasi berlebihan.
✅ Membantu merkuri lebih mudah menangkap emas bebas.
Jika material sulfida terlalu asam, merkuri cepat rusak, pecah menjadi butiran halus, dan emas sulit terikat.
Mengapa Harus 200 Mesh?
Ukuran 200 mesh berarti material sudah sangat halus, sehingga:
👉 Emas halus lebih terbebaskan dari kuarsa atau sulfida.
👉 Permukaan kontak emas dengan merkuri lebih luas.
👉 Mineral sulfida tidak lagi mengurung emas secara kuat.
Tetapi terlalu halus juga berisiko membuat emas ikut terbuang ke tailing jika proses pencucian buruk.
Hubungan Sulfida dan Amalgamasi
Mineral sulfida seperti:
✅ Pyrite
✅ Chalcopyrite
✅ Arsenopyrite
sering membungkus emas mikroskopis. Karena itu material harus cukup halus agar emas “terbebaskan” sebelum amalgamasi dilakukan.
Intinya
Amalgamasi emas sulfida berhasil jika:
1. Emas sudah bebas dari pengunci sulfida.
2. pH stabil menggunakan kapur tohor.
3. Ukuran material cukup halus sekitar 200 mesh.
4. Proses pencucian dan penangkapan emas dilakukan perlahan dan teliti.
Tanpa pembebasan emas dan kontrol kimia yang baik, banyak emas justru hilang ke tailing.
Saat material sudah mencapai sekitar 200 mesh, proses amalgamasi sebaiknya berubah agar emas halus tidak rusak atau hilang.
✅ Bola besi besar biasanya diganti atau dikurangi supaya penghancuran tidak berlebihan.
✅ Kecepatan Gelondong diturunkan agar material tidak terlalu turbulen.
✅ Air raksa dimasukkan saat emas sudah cukup bebas dari sulfida dan kuarsa.
✅ Putaran pelan membantu merkuri menangkap emas halus tanpa banyak emas terlempar ke lumpur tailing.
✅ Jika putaran terlalu cepat, merkuri bisa pecah menjadi butiran kecil dan emas sulit terikat.
Intinya, tahap akhir amalgamasi lebih fokus pada penangkapan emas, bukan lagi menghancurkan batuan secara agresif.

Komentar
Posting Komentar