![]() |
| Jangan langsung dimasukkan! Pastikan kapur cat atau kapur tohor diencerkan dulu di luar tromol agar larut sempurna dan tidak merusak proses. |
"Lakukan pengenceran kapur cat atau kapur tohor di luar tromol terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam sistem pengolahan."
Ini adalah langkah krusial yang sering disepelekan oleh banyak penambang.
Memasukkan kapur (baik kapur cat/kalsium karbonat maupun kapur tohor/CaO) langsung dalam bentuk bongkahan atau bubuk kering ke dalam tromol adalah kebiasaan buruk yang bisa merusak proses pengolahan.
Berikut adalah alasan teknis mengapa kapur wajib diencerkan atau dilarutkan di luar tromol terlebih dahulu:
1. Menghindari Efek Eksotermik (Panas Hebat)
Kapur tohor (CaO) jika terkena air akan mengalami reaksi hidrasi menjadi kapur mati (Ca(OH)_2). Reaksi ini bersifat eksotermik (menghasilkan panas yang sangat tinggi).
👉 Jika reaksi ini terjadi di dalam tromol yang tertutup, kenaikan suhu ekstrem bisa meningkatkan tekanan udara di dalam tromol.
👉 Panas berlebih juga berisiko merusak material non-logam (seperti paking/karet seal) dan mengganggu kestabilan kimia bahan lain yang sensitif terhadap suhu.
2. Mencegah Penggumpalan (Slime Balling)
Bubuk kapur yang langsung dimasukkan ke dalam tromol basah cenderung menggumpal menjadi bola-bola lempung keras akibat putaran tromol.
👉 Gumpalan ini akan membungkus batuan atau bahkan butiran emas, sehingga emas tidak terpapar oleh proses penggerusan atau pencucian secara maksimal.
👉 Dengan mengencerkannya di luar, Anda memastikan kapur masuk dalam bentuk slurry (susu kapur) yang homogen.
3. Stabilisasi pH yang Lebih Akurat dan Cepat
Tujuan utama pemberian kapur adalah untuk menaikkan dan menstabilkan pH (biasanya di target pH 11–12 untuk mengikat asam/sulfida).
👉 Jika kapur dimasukkan langsung, proses pelarutannya di dalam tromol akan lambat dan tidak merata. Akibatnya, pengukuran pH menjadi tidak akurat—bisa jadi di satu sudut sudah basa, tapi di sudut lain masih asam.
👉 Mengencerkan kapur terlebih dahulu membuat ion-ionnya langsung aktif bekerja menetralkan keasaman lumpur begitu dialirkan ke dalam tromol.
💡 Tips Tambahan
Saat membuat air kapur di luar, biarkan kotoran atau bagian kapur yang tidak larut sempurna mengendap di dasar wadah pengenceran. Ambil hanya cairan suspensinya yang berwarna putih susu untuk dimasukkan ke dalam tromol. Ini menjaga agar tromol tidak dipenuhi ampas kapur yang tidak berguna.

Komentar
Posting Komentar