![]() |
Fitur kecepatan rana, atau Shutter speed di aplikasi Gcam versi 9.2 |
Dalam kamera smartphone, pengaturan ini biasanya dilambangkan dengan angka dan pecahan detik, seperti 1/30 detik, 1/100 detik, atau 1/1000 detik.
Semakin cepat kecepatan rana, semakin sedikit cahaya yang masuk ke sensor dan semakin gelap gambarnya.
Ini berguna untuk membekukan gerakan objek yang bergerak cepat, seperti air terjun atau mobil balap.
Semakin lambat kecepatan rana, semakin banyak cahaya yang masuk ke sensor dan semakin terang gambarnya.
Ini berguna untuk memotret dalam kondisi cahaya redup atau untuk menciptakan efek blur pada gerakan, seperti air mengalir atau lampu jalanan di malam hari.
Berikut beberapa tips untuk menggunakan kecepatan rana di kamera smartphone:
- Gunakan kecepatan rana yang cepat untuk membekukan gerakan. Ini berguna untuk memotret objek yang bergerak cepat, seperti atlet atau hewan peliharaan.
- Gunakan kecepatan rana yang lambat untuk menciptakan efek blur pada gerakan. Ini berguna untuk memotret air mengalir, lampu jalanan di malam hari, atau untuk menciptakan efek dreamy.
- Gunakan tripod atau stabilizer untuk menghindari gambar buram saat menggunakan kecepatan rana yang lambat. Hal ini karena getaran tangan dapat menyebabkan gambar buram, terutama saat menggunakan kecepatan rana yang lambat.
- Bereksperimen dengan berbagai kecepatan rana untuk menemukan efek yang Anda inginkan. Tidak ada aturan yang pasti dalam fotografi, jadi jangan takut untuk bereksperimen dengan berbagai pengaturan untuk melihat apa yang Anda sukai.
Berikut beberapa aplikasi kamera smartphone yang memungkinkan Anda mengatur kecepatan rana secara manual:
- Google Kamera Modifikasi versi 9.2 (Gcam 9.2)
- Open Camera
- Manual Camera
- Camera FV-5
- ProCamera
Dengan memahami cara kerja kecepatan rana, Anda dapat mengambil foto yang lebih kreatif dan menarik dengan kamera smartphone Anda.
Semoga bermanfaat!
Tunjukkan apresiasi Anda dengan memberi sumbangan kecil atau Donasi Via Dana Untuk Secangkir Kopi.
Komentar
Posting Komentar